Cetakan pertama

*tulisan ini di-publish pertama kali pada Januari 2014, saat buku indie saya terbit pertama kalinya.

Ini brace saya,

DSC_0775

yang biasa menemani di setiap perjalanan dan sudut kota, tercepuk-cepuk di antara hujan di terminal, gelantungan di Kopaja, terlonjak-lonjak di perahu, dan ikut hening saat saya mengendap-ngendap untuk menjepret kupu-kupu.

Brace ini jualah yang oleh karenanya membuat saya menghasilkan ini:

Pantang padam: catatan skolioser

wpid-img00121-20131213-0529

Yup, i’ve been making a book for the last one year. Buku yang merupakan pengembangan dari tulisan-tulisan di blog ini mengenai skoliosis dan MVP saya. Blog to book, bisa dibilang seperti itu.

Sengaja tidak mengumumkan lebih dulu tentang penulisan buku ini. Kalaupun beberapa kali pernah saya muat, itu tertera selintas saja pada postingan mengenai GTD yang saya pikir jarang sekali dibaca orang.

Setiap saya mendengar lagi mengenai skolioser yang baru tahu kalau ternyata dirinya memiliki skoliosis padahal sebenarnya sudah merasakan sesuatu hal yang ganjil di punggungnya sejak lama, atau ketika mengetahui ada skolioser yang kaget karena tiba-tiba disarankan operasi, atau apapun itu, rasanya saya mengetik dan mengedit semakin cepat. Apalagi ketika iseng melihat keyword yang digunakan orang-orang sampai bisa nyasar ke sini selama bulan-bulan terakhir, entah kenapa semakin banyak yang nyasar ke blog ini karena pencarian mengenai topik skoliosis ataupun brace.

Sehingga (bagi saya) hal ini semakin membuktikan pentingnya menyebarkan informasi mengenai skoliosis itu sendiri terlepas dari jalan mana saja yang ia pilih: terapi, brace, atau operasi.

Entah apakah masih sesuai rencana atau tidak, yang jelas rencana untuk meluncurkan buku di bulan November bubar jalan! Seperti yang sudah diuraikan di postingan sebelumnya, akhir November saja saya masih pontang-panting revisi. Habis revisi masih ada lagi yang direvisi.

Melenceng dari rencana karena sebenarnya setelah bergeser dari November, Desember 2013 ini pun niatnya sudah selesai dicetak tapi lagi-lagi harus bergeser karena terkendala masalah mencari tempat percetakan yang sesuai. Tak apalah, setidaknya ini masalah teknis dan keseluruhan penulisan sebenarnya sudah selesai.

Dengan begini, dua rencana besar di tahun 2013 terlaksana sudah. Alhamdulillah.

  1. Traveling ke Sumatera (lagi)
  2. Melahirkan buku

Oh saya belum bilang ya kalau ini buku yang diterbitkan secara mandiri alias indie, pembuatannya keroyokan bersama tim yang terdiri dari teman-teman saya juga. Karena buku indie inilah, jadi jangan dikira bisa dicari di toko buku hehe.

Harga buku Rp 55.500.

Cara pemesanannya silakan hubungi WA 081314366870.

Sinopsis buku:

Apa itu skoliosis? Bagaimana aku bisa berkegiatan dengan MVP ini? Bagaimana pula naik bus dengan pakai brace? Pertanyaan-pertanyaan itu bergantian hinggap di kepala, seringkali meruntuhkan rasa percaya diri dan membuatku limbung. Tapi kekuatan semangat yang datang dari sosok di hadapanku dan orang-orang sekitarku menyalakan kembali semangat ini, untuk terus melangkah maju. Hingga akhirnya tulisan yang awalnya berasal dari blog ini hadir untuk skolioser, MVPer, dan masyarakat umum yang ingin mengenal kelainan tulang belakang dan MVP katup jantung ini dari sudut pandang penulis.

Saya mohon maaf atas semua kesalahan, sengaja atau tidak sengaja, melalui blog ini ataupun media lain, lisan maupun tulisan. Mohon doa semoga proses melahirkan ini lancar. Amin.

*deg-degan

*deg..deg…

“If there’s a book you really want to read, but it hasn’t been written yet,

then you must write it.” ~ Toni Morrison ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *